|
Wednesday, 18 November 2009 11:08 |
Terangdunia adalah Media Online untuk kekristenan yang di luncurkan di tengah persaingan media yang ketat. Situs terangdunia.com ini sebetulnya didirikan oleh Pdt Yosia Abdisaputera Gembala Sidang GBI Nafiri Allah Greenville Jakarta Barat pada 07 Agustus 1999 sebagai tanggapan beliau atas desakan Roh Kudus untuk memberkati bangsa Indonesia melalui internet.
Perkembangan dunia media yang sangat pesat, memberikan dampak yang sangat positif bagi dunia kekristenan Indonesia. Hal ini didorong dengan semakin banyak pihak-pihak yang sadar betapa media memegang peranan yang sangat penting untuk membangun dan membentuk sebuah kebudayaan. Hal ini jelas tergambar dalam tujuh pilar pembentuk kebudayaan, di mana media merupakan salah satu pilar yang ada. Salah satu unsur media yang terbaru dalam kekristenan Indonesia adalah dengan hadirnya sebuah situs rohani bernama terangdunia.com.
Situs terangdunia.com ini pada awalnya dikembangkan oleh Hartono Tj, Ery Pratigjo yang kemudian merekrut Hendra Kasenda (web content) dan Budiyanto (web developer). Pada tahun 2001, terangdunia.com menjadi situs berita Kristen yang banyak diakses baik dari dalam maupun luar negeri. Memasuki tahun 2008 situs ini sempat mengalami stagnasi dan setelah beberapa bulan tidak ada kegiatan, maka situs ini pada 7 November 2008 diserahkan oleh Ery Pratigjo kepada Hendra Kasenda untuk dikembangkan dan dikelola sepenuhnya. Situs ini kembali beroperasi pada 9 Desember 2009 bertepatan dengan masa-masa di mana umat Kristen seluruh dunia merayakan Kelahiran Yesus yang merupakan inspirasi utama kembalinya media online ini.
Dalam penuturan kepada Charisma Indonesia, Hendra Kasenda selaku Pemimpin Redaksi menjelaskan tentang visi dan misi dari media ini. ”Visi kami adalah menjadi situs berita Kristen yang terdepan di Indonesia dan untuk menyampaikan Injil kepada seluruh bangsa. Sementara itu, misi yang diusung adalah memberikan berita yang obyektif sesuai sudut pandang Kristiani atas beragam berita yang ada.”
Terangdunia menyebut anggotanya yang terlibat di mailing list terangdunia dengan sebutan TDers. Para TDers ini adalah orang-orang professional di bidangnya yang memiliki akses internet dan ingin kerohaniannya bertumbuh bersama terangdunia. Ada juga yang ingin mencari teman baru, mencari solusi bagi masalah pribadi, mencari pekerjaan baru atau berbagi masalah-masalah gereja lainnya.
Menyinggung bidang pelayanan dari media online ini, Kasenda menegaskan beberapa cakupan pelayanan antara lain memberitakan Injil, memberi makan secara rohani kepada semua orang Kristen di manapun berada, mengadakan kampanye anti narkoba, mengadakan sekolah gratis dan mengadakan pelatihan jurnalistik kepada generasi muda.
Adapun beberapa hasil dari pelayanan yang telah berhasil dituai adalah lahirnya gereja-gereja baru yang di didirkan oleh para TDers, kembalinya orang-orang yang sudah lama jauh dari Tuhan, pemulihan rumah tangga, pertobatan orang-orang yang belum percaya dan Firman yang telah ditaburkan di hati semua pengunjung terangdunia.
“Di Indonesia, pemakai internet menurut data yang ada mencapai 15 juta orang, ini berarti merupakan lahan yang besar untuk menjangkau mereka. Maka dari itu terangdunia menghadirkan banyak feature untuk menarik perhatian mereka mulai dari berita, artikel, kesaksian, khotbah hingga tes karakter. Kami juga memiliki tim konseling yang solid dan terpercaya karena mereka adalah pelayan di tempat masing-masing yakni Pdp Boy Gunawan dan Pdt Iskandar Dachi. Demikian juga ada tim doa yang sangat peka dengan suara Roh kudus yang selalu mendoakan terangdunia,” tegas Kasenda.
Salah seorang pejabat mantan tinggi negara, Dr. Ferdinan Suawa MA (Anggota DPR RI 2004-2009) juga memberikan komentar positif,” Sebagai warga gereja kita bingung melihat banyaknya kerja kita yang tidak terekspose media nasional, namun terangdunia dapat memberikan gambaran yang tepat tentang kinerja kita. Sebagai situs berita ternagdunia wajib untuk terus memberitakan apa yang sebenaranya, tidak boleh ditutup-tutupi, kalau ya katakana ya kalau tidak katakan tidak. Terangdunia akan maju jika membela yang lemah dan tak berdaya serta memberitakan kepentingan umat, bangsa dan Negara.”
(Samuel Karwur-Charisma Magazine Indonesia) |