P r o f i l : Born in Surabaya in 1972, Yuzo first became a believer in 1986. At the year of 1989, while he was still in high school, he fully gave himself to become God's servant. He married Ev. Yuliwaty Adhinarta in 2001 and had their first child, Jason Ken Adhinarta in 2004, and their second, Janice Faye Adhinarta, in 2009. He was a civil engineer before going to Jakarta to start seminary education in 1997. After graduated with M.Div. degree at Reformed Evangelical.
At this time Yuzo’s ministries span across preaching, literature, theological classes, leadership training, small groups for teenagers, youth groups and adults as well as leading congregational retreats, college fellowships and various seminars in churches. For the last few years, he has been entrusted to teach intensive courses at Reformed Evangelical Seminary Indonesia (STTRII) as well as preaching, leading theology seminars at several churches and Christian organizations in Indonesia, Australia, USA, and Canada. *
Facebook Page: "Not" Our Daily Bread --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
|
|
Monday, 14 June 2010 11:41 |
|
Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya." (Lukas 10:41-42)
|
|
Read more...
|
|
Wednesday, 21 April 2010 10:25 |
|
Bergaul dengan sesosok pribadi tidaklah mudah di zaman yang semakin ‘dingin’ dan ‘kaku’ ini. Banyak di antara kita lebih memilih berinteraksi dengan benda daripada dengan sesamanya. Ketakutan ditolak sebagai pribadi (tidak diterima apa adanya) bersumbangsih besar terhadap kecenderungan “menjauhkan diri” (escapism) dalam berelasi dengan sesamanya, misal: berbicara hanya jika perlu dan sangat miskin akan sentuhan pribadi.
|
|
Read more...
|
|
Monday, 01 March 2010 10:53 |
"Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik." (Roma 12:9)
Suatu hari saya bersama dengan seorang majelis gereja pergi ke toko buku untuk memilih dan membeli buku. Setelah beberapa puluh menit lamanya, akhirnya kami menemukan buku kami masing-masing. |
|
Read more...
|
|
|
Thursday, 11 February 2010 09:20 |
|
CH. Spurgeon (1834-1892) berkata: “Persekutuan adalah kekuatan, kesendirian adalah kelemahan. Sendirian, sebatang pohon yang gagah akan menjadi mangsa hembusan angin kuat dan terjerembab di atas tanah: di dalam hutan, saling mendukung satu sama lain, pepohonan menertawakan badai. Domba-domba Yesus bergerombol bersama; elemen sosial adalah kejeniusan kristiani.”
|
|
Read more...
|
|
Friday, 05 February 2010 10:18 |
|
Banyak orang Kristen bergumul: Bagaimana saya bisa memilih gereja yang baik? Apakah saya harus pindah gereja? Apakah Alkitab memberikan prinsip-prinsip untuk masalah saya ini? Artikel singkat berikut berusaha untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas.
|
|
Read more...
|
|
Saturday, 19 December 2009 12:26 |
|
Membaca banyak buku tentang doa, mengikuti seminar doa, meneliti jurnal-jurnal dan buah karya mahapenting para saleh tentang doa tidak membuat kita otomatis bisa dan pandai berdoa. Tapi untunglah, doa yang efektif tidak identik dengan metode, frekuensi, dan kefasihan kalimat yang dipakai dalam berdoa. Allah yang kepadaNya kita berdoa adalah pribadi, itu sebabnya doa bukan mantra yang impersonal.
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 2 |